Masa pertumbuhan pedet dan cempe merupakan fase yang sangat menentukan performa ternak di masa depan. Pada periode ini, kebutuhan nutrisi harus terpenuhi secara optimal agar pertumbuhan berlangsung maksimal, daya tahan tubuh tetap baik, dan perkembangan saluran pencernaan berjalan sempurna. Selain kandungan nutrisi, bentuk pakan juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Di kalangan peternak, pakan starter umumnya tersedia dalam bentuk mesh maupun pelet. Lalu, mana yang lebih baik untuk pedet dan cempe?
Mengenal Pakan Bentuk Mesh dan Pelet
Pakan mesh merupakan pakan yang berbentuk serbuk atau butiran halus hasil pencampuran berbagai bahan baku. Bentuk ini cukup umum digunakan sebagai pakan starter karena mudah dicampur dengan bahan lain sesuai kebutuhan. Sementara itu, pakan pelet adalah pakan yang telah melalui proses pemadatan menggunakan tekanan sehingga membentuk butiran silinder dengan ukuran tertentu. Proses ini membuat setiap butir pelet mengandung komposisi nutrisi yang relatif seragam. Meskipun keduanya dapat digunakan sebagai pakan starter, pemilihannya perlu disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, kondisi ternak, dan kemudahan dalam pemberian pakan.
Mengapa Pakan Pelet Banyak Dipilih?
Dalam praktik pemeliharaan modern, pakan berbentuk pelet semakin banyak digunakan karena menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan pakan berbentuk mesh.
- Komposisi Nutrisi yang Merata dalam Setiap Butir Pelet
Salah satu tantangan pada pakan berbentuk mesh adalah kemungkinan ternak memilih bahan yang lebih disukai (feed sorting), sehingga konsumsi nutrisi menjadi tidak seimbang. Pada pakan pelet, setiap butiran telah mengandung campuran bahan baku dengan komposisi yang relatif sama. Hal ini membantu memastikan pedet maupun cempe memperoleh nutrisi secara lebih merata selama mengonsumsi pakan.
2. Lebih Praktis dalam Pemberian
Pelet lebih mudah ditakar, disimpan, dan didistribusikan. Selain itu, bentuknya yang padat membuat pakan tidak mudah beterbangan sehingga area kandang tetap lebih bersih.
3. Mengurangi Pakan yang Terbuang
Pakan berbentuk mesh cenderung menghasilkan debu yang dapat tertiup angin atau tertinggal di tempat pakan. Sebaliknya, bentuk pelet membantu mengurangi kehilangan pakan sehingga pemanfaatannya menjadi lebih efisien.
4. Membantu Adaptasi Konsumsi Pakan Padat
Setelah memasuki usia ketika mulai dikenalkan pakan starter, pedet dan cempe perlu beradaptasi dengan pakan padat. Pelet dengan ukuran yang sesuai umumnya lebih mudah diambil dan dikonsumsi oleh ternak muda sehingga proses adaptasi dapat berlangsung lebih baik apabila didukung manajemen pemberian pakan yang tepat.
Apakah Mesh Masih Bisa Digunakan?
Tentu saja. Pakan berbentuk mesh tetap memiliki fungsi dan manfaat, terutama pada kondisi tertentu atau sesuai kebiasaan pemeliharaan di masing-masing peternakan. Namun, apabila peternak menginginkan pakan yang lebih praktis, meminimalkan kehilangan pakan, serta memiliki komposisi nutrisi yang lebih seragam pada setiap butirnya, maka pakan berbentuk pelet menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. Perlu dipahami bahwa keberhasilan pertumbuhan pedet dan cempe tidak hanya ditentukan oleh bentuk pakan. Faktor lain seperti kualitas bahan baku, keseimbangan nutrisi, pemberian kolostrum pada awal kehidupan, ketersediaan air minum bersih, sanitasi kandang, dan manajemen pemeliharaan tetap memegang peranan penting.
Dukung Pertumbuhan Pedet dan Cempe dengan Pakan Starter Berkualitas
Memilih pakan starter tidak cukup hanya melihat bentuknya. Kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ternak muda juga perlu menjadi perhatian utama. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah SMG Mixfeed S22 Pellet, yaitu pakan starter yang diformulasikan untuk pedet dan cempe. Bentuk pelet yang seragam membantu memudahkan konsumsi pakan, sementara formulasi nutrisinya disusun untuk mendukung kebutuhan ternak pada fase pertumbuhan awal. Tentunya, hasil pemeliharaan tetap dipengaruhi oleh penerapan manajemen pakan dan pemeliharaan yang baik secara keseluruhan.
Referensi
- National Research Council. 2001. Nutrient Requirements of Dairy Cattle. 7th Revised Edition. National Academies Press.
- National Research Council. 2007. Nutrient Requirements of Small Ruminants. National Academies Press.
- Heinrichs, A.J., & Jones, C.M. 2016. Feeding the Dairy Calf. Penn State Extension.
- Owens, F.N., Secrist, D.S., Hill, W.J., & Gill, D.R. 1997. The Effect of Grain Source and Grain Processing on Performance of Feedlot Cattle: A Review. Journal of Animal Science, 75(3), 868–879.
- Makkar, H.P.S. (Ed.). 2016. Animal Feed Science and Technology. Food and Agriculture Organization (FAO).