Cara Mengetahui Ternak Sedang Stres dari Perilakunya

26 Juni 2026 Dilihat: 6x

Dalam dunia peternakan, stres pada ternak sering kali dianggap sebagai masalah sepele. Padahal, kondisi ini dapat berdampak besar terhadap kesehatan, produktivitas, hingga keuntungan usaha. Ternak yang mengalami stres cenderung mengalami penurunan nafsu makan, pertumbuhan yang melambat, bahkan lebih rentan terserang penyakit. Kabar baiknya, stres pada ternak sebenarnya bisa dikenali sejak dini melalui perubahan perilaku. Dengan memahami tanda-tandanya, peternak dapat segera mengambil tindakan sebelum kondisi ternak semakin memburuk.

Apa Itu Stres pada Ternak?

Stres adalah respons alami tubuh hewan terhadap perubahan lingkungan atau kondisi yang dianggap mengganggu keseimbangan tubuhnya. Penyebab stres dapat berasal dari berbagai faktor, seperti perubahan cuaca, perpindahan kandang, transportasi, kepadatan kandang, kualitas pakan yang kurang baik, hingga penanganan yang kurang tepat. Stres yang berlangsung dalam waktu lama dapat menurunkan kesejahteraan hewan (animal welfare), mengganggu sistem kekebalan tubuh, dan berdampak negatif terhadap performa produksi.

Tanda-Tanda Ternak Sedang Mengalami Stres

Berikut beberapa perilaku yang perlu diwaspadai:

1. Nafsu Makan Menurun

Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah berkurangnya nafsu makan. Ternak terlihat hanya mencicipi pakan atau bahkan tidak menyentuhnya sama sekali. Jika kondisi ini berlangsung beberapa hari, pertambahan bobot badan dapat melambat karena kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi secara optimal.

2. Lebih Banyak Diam atau Menyendiri

Ternak yang biasanya aktif bergerak tiba-tiba menjadi lebih pendiam, sering berbaring, atau menjauh dari kelompoknya. Perubahan perilaku seperti ini dapat menjadi sinyal bahwa ternak sedang mengalami ketidaknyamanan, baik akibat stres maupun gangguan kesehatan lainnya.

3. Gelisah dan Sulit Tenang

Sebaliknya, beberapa ternak justru menunjukkan perilaku yang lebih aktif secara berlebihan, seperti mondar-mandir, sering mengibaskan ekor, menggelengkan kepala, atau terus mengeluarkan suara. Perilaku tersebut dapat menjadi respons terhadap rasa tidak nyaman akibat lingkungan, panas, gangguan serangga, atau faktor pemicu stres lainnya.

4. Pernapasan Lebih Cepat

Saat mengalami stres, terutama akibat suhu lingkungan yang tinggi, frekuensi pernapasan ternak biasanya meningkat. Hewan juga dapat terlihat terengah-engah sebagai upaya menurunkan suhu tubuh. Cekaman panas (heat stress) dapat mengurangi konsumsi pakan dan menurunkan performa produksi pada ternak ruminansia.

5. Sering Menjilat atau Menggigit Benda di Sekitar

Beberapa ternak yang mengalami stres menunjukkan perilaku tidak normal, seperti menjilat dinding kandang, menggigit pagar, atau terus-menerus menjilat tubuhnya sendiri. Perilaku ini dikenal sebagai salah satu bentuk stereotypic behavior, yaitu aktivitas berulang yang sering muncul ketika kesejahteraan hewan terganggu.

6. Produksi Menurun

Pada sapi perah, stres dapat menyebabkan produksi susu menurun. Sementara pada ternak penggemukan, stres biasanya ditandai dengan pertambahan bobot badan yang tidak sesuai target meskipun konsumsi pakan terlihat cukup.

Penyebab Umum Stres pada Ternak

Beberapa faktor yang paling sering menyebabkan stres antara lain:

  • Perubahan pakan secara mendadak.
  • Suhu kandang yang terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Kepadatan kandang berlebihan.
  • Transportasi jarak jauh.
  • Kebisingan atau aktivitas yang mengganggu.
  • Kekurangan air minum.
  • Penanganan ternak yang kasar.
  • Serangan penyakit atau parasit.

Semakin lama faktor-faktor tersebut dibiarkan, semakin besar dampaknya terhadap kesehatan dan produktivitas ternak.

Cara Mengurangi Risiko Stres pada Ternak

Untuk menjaga ternak tetap nyaman dan produktif, peternak dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Menyediakan kandang yang bersih, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
  • Menyediakan air minum bersih sepanjang hari.
  • Menghindari perubahan jenis pakan secara tiba-tiba.
  • Menangani ternak dengan tenang dan tidak kasar.
  • Menjaga jadwal pemberian pakan tetap konsisten.
  • Melakukan pemantauan kesehatan secara rutin.

Selain manajemen pemeliharaan yang baik, kualitas pakan juga berperan penting dalam membantu ternak tetap nyaman dan memperoleh nutrisi yang cukup setiap hari.

Dukung Kebutuhan Nutrisi Ternak dengan Pakan Berkualitas

Pakan yang berkualitas, memiliki komposisi nutrisi seimbang, serta mudah dikonsumsi dapat membantu ternak memenuhi kebutuhan nutrisinya, terutama ketika menghadapi perubahan lingkungan atau masa adaptasi.

SMG Mixfeed hadir sebagai salah satu pilihan pakan yang diformulasikan menggunakan bahan baku berkualitas dengan nutrisi yang seimbang untuk membantu memenuhi kebutuhan ternak ruminansia. Penggunaan pakan yang tepat, disertai manajemen pemeliharaan yang baik, dapat mendukung performa ternak sehingga tetap produktif.

Referensi

  • Grandin, T. 2015. Improving Animal Welfare: A Practical Approach. CABI Publishing.
  • National Research Council (NRC). 2001. Nutrient Requirements of Dairy Cattle. 7th Revised Edition. National Academies Press.
  • Fraser, D. 2008. Understanding Animal Welfare: The Science in Its Cultural Context. Wiley-Blackwell.
  • Webster, J. 2005. Animal Welfare: Limping Towards Eden. Blackwell Publishing.
  • Broom, D.M. & Fraser, A.F. 2015. Domestic Animal Behaviour and Welfare. 5th Edition. CABI Publishing
Share:
Facebook
Whatsapp

Hymne CV Sinar Mentari Group

Mars CV Sinar Mentari Group

Family Gathering SMG 2026

Testimoni

Cerita Kepuasan Pelanggan

Saya sangat puas dengan hasil yang didapat setelah menggunakan pakan konsentrat dari SMG MIXFEED S20. Sapi- sapi saya menjadi lebih sehat dan produktif, produksi susu juga meningkat drastis. Saya merekomendasikan SMG MIXFEED S20 kepada para peternak lain.

foodsto-user

Saya pakai pakan konsentrat dari SMG MIXFEED S18 selama 2 tahun terakhir dan hasilnya sangat memuaskan. Sapi-sapi menjadi lebih sehat dan produktif dan pakan konsentrat ini sangat mudah dicerna. Hal ini sangat membantu dalam menghemat biaya pakan.

foodsto-user

Dengan SMG Mixfeed S20 produksi susu sapi perah saya sangat meningkat drastis, karena kandungan protein yang tinggi menjadikan ternak lebih sehat. Bagi para peternak sapi perah yang lain, dapat dicoba pakan konsentrat ini untuk meningkatkan hasil produksi susu sapi perah Anda.

foodsto-user
Kemitraan

Keuntungan Ekslusif yang Didapatkan di SMG Mixfeed

Syarat Anti Ribet

Cukup dengan mengisi Form Agen dibawah, maka Tim SMG akan segera menghubungi anda.

Harga Bersahabat

Dengan bergabung menjadi mitra SMG Mixfeed maka anda mendapatkan harga yang sangat cocok untuk dijual kembali.

Kualitas Produk Tinggi

Solusi pakan dengan bahan baku terpilih dan diformulasikan tepat sesuai kebutuhan sehingga dapat memaksimalkan produksi ternak anda.

Dukungan Optimal

Tim SMG siap melayani Anda selama 24 jam penuh baik secara online maupun bertemu langsung secara offline.