Mengapa Jadwal Pemberian Pakan Ternak Tidak Boleh Sering Berubah? Ini Alasannya!

21 Juli 2026 Dilihat: 5x

Dalam usaha peternakan, banyak peternak yang fokus pada kualitas pakan, namun sering kali mengabaikan konsistensi waktu pemberian pakan. Padahal, ternak ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba tidak hanya membutuhkan pakan yang bergizi, tetapi juga jadwal makan yang teratur. Memberikan pakan pada waktu yang berubah-ubah, misalnya hari ini pukul 06.00 lalu besok pukul 09.00 atau bahkan sore hari, dapat memengaruhi kenyamanan, kesehatan, hingga produktivitas ternak. Mengapa demikian? Simak penjelasannya berikut ini.

Ternak Memiliki "Jam Biologis"

Sama seperti manusia, ternak memiliki ritme sirkadian (circadian rhythm) atau jam biologis yang mengatur berbagai aktivitas tubuh, termasuk waktu makan, aktivitas, dan metabolisme. Ketika ternak terbiasa menerima pakan pada jam tertentu, tubuhnya akan mempersiapkan proses pencernaan sebelum pakan diberikan. Sebaliknya, jika jadwal makan sering berubah, sistem pencernaan harus terus beradaptasi sehingga efisiensi pemanfaatan nutrisi dapat menurun.

Menjaga Aktivitas Mikroba di Dalam Rumen

Pada sapi, kambing, dan domba, sebagian besar proses pencernaan berlangsung di dalam rumen yang dihuni oleh miliaran mikroorganisme. Mikroba rumen bekerja optimal ketika pasokan pakan tersedia secara konsisten. Jika waktu pemberian pakan sering terlambat atau berubah-ubah, keseimbangan lingkungan rumen dapat terganggu sehingga proses fermentasi menjadi kurang optimal. Akibatnya:

  • Konsumsi pakan dapat menurun.
  • Efisiensi pencernaan serat berkurang.
  • Pemanfaatan nutrisi menjadi kurang maksimal.

Membantu Menjaga Nafsu Makan

Ternak yang terbiasa makan pada jam tertentu biasanya akan menunjukkan antusiasme ketika waktu makan tiba. Namun jika jadwal sering berubah:

  • ternak bisa menjadi gelisah,
  • nafsu makan menurun,
  • bahkan sebagian ternak mengonsumsi pakan lebih sedikit dari biasanya.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi pertambahan bobot badan maupun produktivitas.

Mengurangi Risiko Gangguan Pencernaan

Perubahan jadwal pemberian pakan yang tidak menentu dapat menyebabkan pola fermentasi di dalam rumen ikut berubah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko gangguan pencernaan, terutama apabila disertai perubahan jenis atau jumlah pakan secara mendadak. Oleh karena itu, selain menjaga komposisi ransum, konsistensi waktu pemberian pakan juga merupakan bagian penting dari manajemen pakan yang baik.

Membantu Ternak Tetap Tenang

Ternak merupakan hewan yang menyukai rutinitas. Mereka akan lebih tenang apabila aktivitas sehari-harinya berlangsung secara konsisten, termasuk waktu makan. Sebaliknya, keterlambatan pemberian pakan dapat membuat ternak lebih gelisah, sering bersuara, atau terus menunggu di sekitar tempat pakan. Kondisi ini dapat meningkatkan stres ringan yang, apabila terjadi berulang, berpotensi memengaruhi performa ternak.

Tips Menjaga Jadwal Pemberian Pakan

Agar ternak tetap nyaman dan produktif, berikut beberapa hal yang dapat diterapkan:

  • Berikan pakan pada jam yang sama setiap hari.
  • Hindari keterlambatan pemberian pakan dalam waktu yang lama.
  • Jika perlu mengubah jadwal, lakukan secara bertahap.
  • Pastikan ketersediaan air minum bersih setiap saat.
  • Gunakan pakan dengan kualitas yang konsisten agar kebutuhan nutrisi ternak tetap terpenuhi.

Dukung Performa Ternak dengan Pakan Berkualitas

Selain jadwal pemberian pakan yang teratur, kualitas pakan juga memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitas ternak. SMG Mixfeed hadir sebagai pakan konsentrat ruminansia yang diformulasikan menggunakan bahan baku berkualitas dengan kandungan nutrisi yang seimbang. Dipadukan dengan hijauan yang baik serta manajemen pemberian pakan yang konsisten, SMG Mixfeed dapat membantu peternak memenuhi kebutuhan nutrisi ternak secara optimal sehingga performa dan produktivitas dapat terus terjaga.

Referensi

  • National Research Council (NRC). 2016. Nutrient Requirements of Beef Cattle: Eighth Revised Edition. National Academies Press.
  • Van Soest, P. J. 1994. Nutritional Ecology of the Ruminant. 2nd Edition. Cornell University Press.
  • Owens, F. N., Secrist, D. S., Hill, W. J., & Gill, D. R. 1998. Acidosis in Cattle: A Review. Journal of Animal Science, 76(1): 275–286.
  • Church, D. C. 1993. The Ruminant Animal: Digestive Physiology and Nutrition. Waveland Press.
  • Ensminger, M. E. & Perry, R. C. 1997. Beef Cattle Science. Interstate Publishers.
Share:
Facebook
Whatsapp

Hymne CV Sinar Mentari Group

Mars CV Sinar Mentari Group

Family Gathering SMG 2026

Testimoni

Cerita Kepuasan Pelanggan

Saya sangat puas dengan hasil yang didapat setelah menggunakan pakan konsentrat dari SMG MIXFEED S20. Sapi- sapi saya menjadi lebih sehat dan produktif, produksi susu juga meningkat drastis. Saya merekomendasikan SMG MIXFEED S20 kepada para peternak lain.

foodsto-user

Saya pakai pakan konsentrat dari SMG MIXFEED S18 selama 2 tahun terakhir dan hasilnya sangat memuaskan. Sapi-sapi menjadi lebih sehat dan produktif dan pakan konsentrat ini sangat mudah dicerna. Hal ini sangat membantu dalam menghemat biaya pakan.

foodsto-user

Dengan SMG Mixfeed S20 produksi susu sapi perah saya sangat meningkat drastis, karena kandungan protein yang tinggi menjadikan ternak lebih sehat. Bagi para peternak sapi perah yang lain, dapat dicoba pakan konsentrat ini untuk meningkatkan hasil produksi susu sapi perah Anda.

foodsto-user
Kemitraan

Keuntungan Ekslusif yang Didapatkan di SMG Mixfeed

Syarat Anti Ribet

Cukup dengan mengisi Form Agen dibawah, maka Tim SMG akan segera menghubungi anda.

Harga Bersahabat

Dengan bergabung menjadi mitra SMG Mixfeed maka anda mendapatkan harga yang sangat cocok untuk dijual kembali.

Kualitas Produk Tinggi

Solusi pakan dengan bahan baku terpilih dan diformulasikan tepat sesuai kebutuhan sehingga dapat memaksimalkan produksi ternak anda.

Dukungan Optimal

Tim SMG siap melayani Anda selama 24 jam penuh baik secara online maupun bertemu langsung secara offline.