Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menyapih Pedet dan Cempe

03 Agustus 2026 Dilihat: 12x

Apabila penyapihan dilakukan terlalu dini atau tanpa persiapan yang memadai, ternak dapat mengalami stres, penurunan konsumsi pakan, pertumbuhan yang melambat, hingga lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Oleh karena itu, peternak perlu memahami kesalahan-kesalahan yang sebaiknya dihindari selama proses penyapihan.

1. Menyapih Ternak Hanya Berdasarkan Umur

Umur sering dijadikan acuan dalam penyapihan, tetapi bukan satu-satunya indikator kesiapan.

Pedet umumnya mulai disapih pada umur sekitar 6-8 minggu, sedangkan cempe umumnya disapih pada umur 8–12 minggu. Namun, waktu penyapihan dapat berbeda tergantung sistem pemeliharaan, kondisi kesehatan, dan kemampuan ternak mengonsumsi pakan padat.

Sebelum disapih, pastikan ternak telah aktif mengonsumsi konsentrat atau pakan starter serta mampu memanfaatkan hijauan dengan baik.

2. Menghentikan Pemberian Susu Secara Mendadak

Menghentikan pemberian susu secara tiba-tiba dapat menyebabkan stres dan penurunan konsumsi pakan.

Penyapihan sebaiknya dilakukan secara bertahap, misalnya dengan mengurangi frekuensi atau jumlah susu sedikit demi sedikit. Cara ini memberi kesempatan bagi ternak untuk meningkatkan konsumsi pakan padat sehingga kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi selama masa transisi.

3. Terlambat Mengenalkan Pakan Starter

Perkembangan rumen tidak terjadi secara otomatis, tetapi perlu dirangsang melalui konsumsi pakan padat.

Pada pedet, calf starter umumnya mulai dikenalkan sejak umur 1–2 minggu dalam jumlah sedikit. Sementara pada cempe, konsentrat creep feed dapat mulai diperkenalkan sekitar umur 2 minggu, disesuaikan dengan kondisi ternak.

Pengenalan pakan starter sejak dini membantu merangsang perkembangan papila rumen sehingga kemampuan mencerna pakan akan semakin baik.

4. Tidak Menyediakan Air Minum Bersih

Air minum merupakan komponen penting dalam perkembangan rumen.

Meskipun pedet atau cempe masih mengonsumsi susu, air minum bersih tetap harus tersedia setiap saat. Air dibutuhkan untuk mendukung aktivitas mikroorganisme rumen yang berperan dalam proses fermentasi pakan.

5. Memberikan Hijauan yang Kurang Berkualitas

Hijauan yang terlalu tua, berjamur, atau tercemar kotoran dapat menurunkan konsumsi pakan dan meningkatkan risiko gangguan pencernaan.

Sebaliknya, hijauan yang masih muda, bersih, dan berkualitas baik dapat membantu ternak belajar mengunyah serta mendukung perkembangan fungsi rumen secara bertahap.

6. Mengabaikan Kebersihan Kandang dan Peralatan Pakan

Masa penyapihan merupakan periode ketika daya tahan tubuh ternak masih dalam tahap penyesuaian.

Oleh karena itu, kebersihan kandang, tempat pakan, dan tempat minum harus selalu dijaga untuk mengurangi risiko infeksi maupun penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan.

7. Tidak Memantau Kondisi Ternak Setelah Disapih

Proses penyapihan tidak berakhir ketika pemberian susu dihentikan. Peternak tetap perlu memantau kondisi ternak selama beberapa minggu berikutnya.

Beberapa indikator yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Konsumsi pakan padat terus meningkat.
  • Air minum dikonsumsi dengan baik.
  • Ternak tetap aktif.
  • Feses memiliki bentuk yang normal.
  • Bobot badan menunjukkan pertambahan sesuai target pemeliharaan.

Apabila terjadi penurunan nafsu makan atau pertumbuhan terhambat, segera lakukan evaluasi terhadap manajemen pemberian pakan maupun kondisi lingkungan pemeliharaan.

Pentingnya Pakan Starter Berkualitas

Keberhasilan penyapihan sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan yang diberikan sebelum dan sesudah proses penyapihan.

Pada pedet, penggunaan calf starter dengan kandungan nutrisi yang seimbang dan palatabilitas yang baik dapat membantu meningkatkan konsumsi pakan padat sekaligus mendukung perkembangan rumen. Setelah rumen berkembang dengan baik, pedet akan lebih siap memanfaatkan nutrisi dari hijauan maupun konsentrat.

CV Sinar Mentari Indonesia menghadirkan SMG Mixfeed S22 Pellet sebagai pakan starter untuk pedet yang diformulasikan guna membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pada fase awal pertumbuhan. Penggunaannya sebaiknya tetap disesuaikan dengan umur, kondisi ternak, serta dikombinasikan dengan manajemen pemeliharaan yang baik agar hasilnya optimal.

Kesimpulan

Penyapihan yang berhasil tidak hanya ditentukan oleh umur ternak, tetapi juga oleh kesiapan sistem pencernaan dan kemampuan mengonsumsi pakan padat. Menghindari penyapihan yang terlalu dini, menghentikan susu secara bertahap, mengenalkan pakan starter sejak usia dini, menyediakan air minum bersih, menjaga kualitas hijauan, serta menerapkan manajemen kandang yang baik akan membantu pedet dan cempe melewati masa transisi dengan lebih optimal.

Dengan penyapihan yang dilakukan secara tepat, pertumbuhan ternak dapat berlangsung lebih baik dan menjadi fondasi penting bagi produktivitasnya pada fase berikutnya.

Share:
Facebook
Whatsapp

Hymne CV Sinar Mentari Group

Mars CV Sinar Mentari Group

Family Gathering SMG 2026

Testimoni

Cerita Kepuasan Pelanggan

Saya sangat puas dengan hasil yang didapat setelah menggunakan pakan konsentrat dari SMG MIXFEED S20. Sapi- sapi saya menjadi lebih sehat dan produktif, produksi susu juga meningkat drastis. Saya merekomendasikan SMG MIXFEED S20 kepada para peternak lain.

foodsto-user

Saya pakai pakan konsentrat dari SMG MIXFEED S18 selama 2 tahun terakhir dan hasilnya sangat memuaskan. Sapi-sapi menjadi lebih sehat dan produktif dan pakan konsentrat ini sangat mudah dicerna. Hal ini sangat membantu dalam menghemat biaya pakan.

foodsto-user

Dengan SMG Mixfeed S20 produksi susu sapi perah saya sangat meningkat drastis, karena kandungan protein yang tinggi menjadikan ternak lebih sehat. Bagi para peternak sapi perah yang lain, dapat dicoba pakan konsentrat ini untuk meningkatkan hasil produksi susu sapi perah Anda.

foodsto-user
Kemitraan

Keuntungan Ekslusif yang Didapatkan di SMG Mixfeed

Syarat Anti Ribet

Cukup dengan mengisi Form Agen dibawah, maka Tim SMG akan segera menghubungi anda.

Harga Bersahabat

Dengan bergabung menjadi mitra SMG Mixfeed maka anda mendapatkan harga yang sangat cocok untuk dijual kembali.

Kualitas Produk Tinggi

Solusi pakan dengan bahan baku terpilih dan diformulasikan tepat sesuai kebutuhan sehingga dapat memaksimalkan produksi ternak anda.

Dukungan Optimal

Tim SMG siap melayani Anda selama 24 jam penuh baik secara online maupun bertemu langsung secara offline.