Pedet merupakan calon ternak produktif di masa mendatang. Karena itu, perawatan sejak lahir perlu diperhatikan dengan baik. Tiga bulan pertama merupakan periode penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan sistem pencernaan pedet.
1. Kolostrum Menjadi Prioritas Setelah Lahir
Pada awal kehidupan, pedet membutuhkan kolostrum sebagai sumber antibodi dan nutrisi. Kolostrum sebaiknya diberikan sesegera mungkin setelah pedet lahir dengan jumlah dan kualitas yang memadai. Pemberian yang tepat membantu pedet memperoleh kekebalan pasif untuk menghadapi risiko penyakit pada masa awal kehidupan.
2. Mulai Kenalkan Pakan Starter
Saat lahir, rumen pedet masih kecil dan belum berkembang seperti pada sapi dewasa. Karena itu, pedet perlu mulai diperkenalkan pada pakan starter sejak dini. Fermentasi pakan starter menghasilkan asam lemak volatil, terutama butirat, yang berperan dalam perkembangan papila rumen. Starter yang berkualitas dan palatable juga membantu meningkatkan konsumsi pakan padat secara bertahap.
3. Air Bersih Tidak Boleh Diabaikan
Selain susu atau milk replacer, pedet membutuhkan air minum yang bersih dan segar. Air yang diminum secara langsung masuk ke rumen dan membantu menyediakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme rumen. Ketersediaan air juga dapat membantu meningkatkan konsumsi pakan starter. Karena itu, air bersih sebaiknya tersedia dan mudah dijangkau pedet sejak dini.
4. Perhatikan Kebersihan dan Kondisi Kandang
Pertumbuhan pedet tidak hanya dipengaruhi oleh pakan. Kandang yang bersih, kering, nyaman, dan terlindung dari kondisi lingkungan yang ekstrem juga penting untuk membantu menjaga kesehatan pedet. Tempat pakan dan minum perlu dijaga kebersihannya, sementara sisa starter yang sudah basah atau kotor sebaiknya segera dibuang agar pakan tetap segar.
5. Pantau Pertumbuhan dan Konsumsi Pakan
Peternak sebaiknya melakukan pemantauan secara rutin terhadap bobot badan, nafsu makan, aktivitas, dan kondisi kesehatan pedet. Perubahan konsumsi pakan atau kondisi tubuh dapat menjadi tanda bahwa manajemen pemeliharaan perlu dievaluasi. Memasuki masa sapih, pemberian susu tidak sebaiknya dihentikan hanya berdasarkan umur. Konsumsi pakan starter dan kondisi pedet juga perlu menjadi pertimbangan agar proses peralihan menuju pakan padat berjalan dengan baik.
6. Pakan Starter Berkualitas untuk Mendukung Pertumbuhan
Pada fase awal, pemberian pakan perlu disesuaikan dengan umur dan kebutuhan nutrisi pedet. Calf starter dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan sekaligus perkembangan rumen. SMG Mixfeed S22 merupakan pakan starter berbentuk pellet yang ditujukan untuk pedet dan cempe. Pemberiannya dapat disesuaikan dengan program pemeliharaan, umur, kondisi ternak, serta pemberian susu atau milk replacer di peternakan.
Penutup
Tiga bulan pertama bukan sekadar masa untuk membuat pedet cepat besar, tetapi merupakan periode penting untuk membangun fondasi kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan rumen. Kolostrum yang tepat, pakan starter berkualitas, air bersih, lingkungan yang baik, serta pemantauan rutin dapat membantu pedet tumbuh dengan lebih baik dan siap memasuki fase pemeliharaan berikutnya.
Referensi
- Van Saun, R. J. (2025). Feeding young dairy calves. Merck Veterinary Manual.
- Jones, C. M., & Heinrichs, A. J. (n.d.). Feeding the newborn dairy calf. Penn State Extension.
- University of New Hampshire Extension. (2025). The basics of calf nutrition: Post colostrum to weaning.