Dalam usaha peternakan, performa ternak sangat dipengaruhi oleh kecukupan nutrisi yang diterima setiap hari. Namun, tidak semua tanda kekurangan nutrisi terlihat jelas. Banyak peternak baru menyadari adanya masalah ketika pertumbuhan melambat, produksi menurun, atau ternak mulai menunjukkan gejala penyakit. Padahal, tubuh ternak sering kali memberikan sinyal-sinyal awal yang kerap terlewatkan. Memahami tanda-tanda kekurangan nutrisi sejak dini dapat membantu peternak mengambil tindakan lebih cepat sehingga produktivitas dan kesehatan ternak tetap terjaga.
1. Pertumbuhan atau Pertambahan Bobot Badan Lambat
Pertambahan bobot badan yang lambat dapat menjadi tanda bahwa ternak kekurangan energi, protein, atau mineral. Kondisi ini sering kali tidak langsung disadari karena ternak masih terlihat aktif dan tetap mau makan, sehingga pemantauan bobot badan secara berkala penting dilakukan untuk memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi.
2. Kondisi Tubuh Terlihat Kurus
Ternak yang kekurangan nutrisi dalam jangka waktu tertentu umumnya menunjukkan penurunan kondisi tubuh atau Body Condition Score (BCS). Tulang rusuk, pinggul, atau tulang belakang menjadi lebih menonjol karena cadangan energi tubuh mulai digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jika kondisi ini terus berlanjut, produktivitas ternak dapat menurun dan risiko gangguan kesehatan meningkat.
3. Bulu Kusam dan Kurang Mengilap
Bulu yang sehat umumnya tampak bersih, halus, dan mengilap. Sebaliknya, bulu yang kusam, kasar, atau mudah rontok dapat menjadi indikasi bahwa ternak tidak memperoleh nutrisi yang cukup, terutama protein, mineral, dan vitamin tertentu. Meskipun terlihat sepele, perubahan kualitas bulu sering menjadi salah satu indikator awal adanya ketidakseimbangan nutrisi.
4. Nafsu Makan Menurun
Penurunan konsumsi pakan tidak selalu disebabkan oleh penyakit. Dalam beberapa kasus, kekurangan mineral tertentu dapat memengaruhi metabolisme dan menyebabkan nafsu makan menurun. Ketika konsumsi pakan berkurang, asupan nutrisi yang masuk ke tubuh juga ikut menurun sehingga dapat memperparah kondisi ternak.
5. Ternak Sering Menjilat Tanah atau Benda Asing
Perilaku menjilat tanah, tembok, kayu, atau benda lain di sekitar kandang dapat menjadi tanda adanya kekurangan mineral tertentu. Kondisi yang dikenal sebagai pica ini sering dikaitkan dengan rendahnya asupan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, perilaku tersebut tidak sebaiknya diabaikan begitu saja.
6. Reproduksi Kurang Optimal
Kekurangan nutrisi dapat berdampak pada performa reproduksi ternak. Beberapa tanda yang dapat muncul antara lain birahi yang tidak jelas, kesulitan bunting, hingga penurunan kualitas reproduksi secara umum. Nutrisi yang cukup dan seimbang berperan penting dalam mendukung fungsi reproduksi yang optimal.
7. Daya Tahan Tubuh Menurun
Ternak yang tidak mendapatkan nutrisi sesuai kebutuhan cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah. Akibatnya, ternak menjadi lebih rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama saat sakit. Karena itu, pemenuhan kebutuhan nutrisi tidak hanya penting untuk pertumbuhan dan produksi, tetapi juga untuk menjaga kesehatan ternak secara keseluruhan.
Pentingnya Pakan Berkualitas
Memenuhi kebutuhan nutrisi ternak memerlukan kombinasi hijauan berkualitas, manajemen pemberian pakan yang tepat, serta pakan tambahan yang sesuai dengan fase pemeliharaan. Pakan yang mengandung energi, protein, vitamin, dan mineral secara seimbang dapat membantu mendukung pertumbuhan, kesehatan, serta produktivitas ternak.
Sebagai salah satu pilihan pakan konsentrat, SMG Mixfeed dapat menjadi bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan nutrisi ternak ketika digunakan sesuai petunjuk dan disesuaikan dengan program pemberian pakan di peternakan. Dukungan nutrisi yang tepat membantu ternak mencapai performa yang lebih optimal sekaligus menjaga efisiensi usaha peternakan.
Kesimpulan
Kekurangan nutrisi tidak selalu menunjukkan gejala yang mencolok. Pertumbuhan lambat, kondisi tubuh kurus, bulu kusam, perilaku menjilat benda asing, hingga penurunan performa reproduksi merupakan beberapa tanda yang sering terlewatkan. Dengan pemantauan rutin dan pemberian pakan yang sesuai kebutuhan, peternak dapat mendeteksi masalah lebih awal dan menjaga produktivitas ternak tetap optimal.
Referensi
- National Research Council (NRC). 2016. Nutrient Requirements of Beef Cattle. National Academies Press.
- National Research Council (NRC). 2007. Nutrient Requirements of Small Ruminants. National Academies Press.
- Underwood, E.J. & Suttle, N.F. 1999. The Mineral Nutrition of Livestock. 3rd Edition. CABI Publishing.
- Radostits, O.M., Gay, C.C., Hinchcliff, K.W., & Constable, P.D. 2007. Veterinary Medicine: A Textbook of the Diseases of Cattle, Horses, Sheep, Pigs and Goats. Saunders Elsevier.
- Church, D.C. & Pond, W.G. 2012. Basic Animal Nutrition and Feeding. Wiley.